Konawe : (Jakarta) - Usaha Muhammadiyah agar tiga tokohnya dapat diangkat menjadi pahlawan nasional,mendapat dukungan penuh Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa. Menurut Hatta Rajasa sendiri, jasa ketiga tokoh tersebut dalam pembentukan Indonesia sangat terasa.
Adapun Tiga tokoh yang dimaksud Ketua Umum PAN tersebut adalah Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, dan Abdul Kahar Mudzakkir.
"Saya mendukung sepenuhnya usulan tersebut karena memang jasa-jasa beliau tak mungkin kita nafikan dalam pembentukan bangsa ini," kata Hatta dalam acara peluncuran buku 'Dari Muhammadiyah untuk Indonesia: Pemikiran dan Kiprah Ki Bagus Hadikusumo, Mr. Kasman Singodimedjo, dan K.H. Abdul Kahar Mudzakkir' di Balai Kartini, Jakarta, (5/3/2013). Peluncuran buku itu dimaksudkan sebagai pendorong bagi usulan Panitia Pengusulan Pemberian Gelar Pahlawan Nasional.
Dalam sambutannya, Hatta mengaku merasa terhormat telah dipercaya untuk meluncurkan secara resmi buku yang sangat penting tersebut. Sebagai salah seorang kader Muhammadiyah, menurut Hatta, ia sangat senang bisa diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam pengajuan usulan gelar pahlawan nasional bagi tokoh-tokoh yang telah membesarkan Muhammadiyah itu.
"Peran ketiganya telah dicatat sejarah dengan tinta emas. Semoga kita yang tetap mengingat jasa-jasa para pahlawan itu pun akan dicatat sejarah sebagai bangsa yang besar dan bermartabat," sambungnya.
Hatta rajasa yang juga menjabat sebagai Menko Perekonomian ini juga menghargai berbagai usaha masyarakat yang mengusulkan tokoh-tokoh untuk mendapatkan gelar pahlawan. Usaha itu dipandang sebagai rasa cinta warga terhadap pemimpinnya. Ia yakin, dengan semakin banyaknya memunculkan figur pahlawan, rakyat akan memiliki banyak sosok untuk dijadikan teladan.
Adapun Tiga tokoh yang dimaksud Ketua Umum PAN tersebut adalah Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, dan Abdul Kahar Mudzakkir.
"Saya mendukung sepenuhnya usulan tersebut karena memang jasa-jasa beliau tak mungkin kita nafikan dalam pembentukan bangsa ini," kata Hatta dalam acara peluncuran buku 'Dari Muhammadiyah untuk Indonesia: Pemikiran dan Kiprah Ki Bagus Hadikusumo, Mr. Kasman Singodimedjo, dan K.H. Abdul Kahar Mudzakkir' di Balai Kartini, Jakarta, (5/3/2013). Peluncuran buku itu dimaksudkan sebagai pendorong bagi usulan Panitia Pengusulan Pemberian Gelar Pahlawan Nasional.
Dalam sambutannya, Hatta mengaku merasa terhormat telah dipercaya untuk meluncurkan secara resmi buku yang sangat penting tersebut. Sebagai salah seorang kader Muhammadiyah, menurut Hatta, ia sangat senang bisa diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam pengajuan usulan gelar pahlawan nasional bagi tokoh-tokoh yang telah membesarkan Muhammadiyah itu.
"Peran ketiganya telah dicatat sejarah dengan tinta emas. Semoga kita yang tetap mengingat jasa-jasa para pahlawan itu pun akan dicatat sejarah sebagai bangsa yang besar dan bermartabat," sambungnya.
Hatta rajasa yang juga menjabat sebagai Menko Perekonomian ini juga menghargai berbagai usaha masyarakat yang mengusulkan tokoh-tokoh untuk mendapatkan gelar pahlawan. Usaha itu dipandang sebagai rasa cinta warga terhadap pemimpinnya. Ia yakin, dengan semakin banyaknya memunculkan figur pahlawan, rakyat akan memiliki banyak sosok untuk dijadikan teladan.

COMMENTS