Konsel,- Parah ! mungkin demikian kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi jalan yang menghubungkan Kota Kendari-Konsel, Andoolo- Motaha, Andoolo-Tinanggea kerusakannya sudah di atas rata rata,sangat tidak layak dan dapat mencelakakan para pengguna badan jalan . Jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi itu sangat rawan terjadi kecelakaan, bahkan parahnya lagi korban jiwa sudah banyak yang timbul akibat kondisi jalan tersebut.
Menjelang pelantikan Gubernur Sultra, wakil rakyat di Konawe Selatan berharap di tahun pertama jalan kewenangan provinsi yang ada di Konawe Selatan segera mendapat perhatian dengan di aspal.
Abdul Halik, salah satu legislator Konawe Selatan mengeluhkan akan kondisi jalan tersebut. Dirinya pun berharap kepada Gubernur H Nur Alam SE, M.Si agar memberikan perhatian pertama untuk segera mengaspal jalan yang hubungkan Kota Kendari-Konsel via Wolasi.
"Jalan itu kerusakan sudah cukup parah, tetapi janji untuk di aspal, hingga hari ini belum juga direalisasikan, mengingat janji pemerintah Provinsi, ataupun wakil rakyat di Provinsi selalu dijanjikan, tetapi belum juga terlaksana," ujarnya.
Menurutnya, akibat kerusakan jalan, korban jiwa sudah banyak. Begitu dengan angkutan hasil perkebunan masyarakat tidak dapat diangkut dengan baik, bahkan kerusakan hasil perkebunan atau hasil pertanian tidak lancar diangkut menuju pasal dan lainnya.
"Lihat saja kondisi jalan di sepanjang jalan di Wolasi, selain menyempit, lubang-lubang besar sangat membahayakan bagi pengendara. Begitu juga di jalan yang menghubungkan Andoolo-Motaha, rusaknya berat sekali, bahkan kubangannya sudah seperti kolam dan parahnya lagi warga sudah menutupinya dengan menanami pohon pisang,"katanya.
Hal yang sama dikatakan Malik Silondae.Politisi PDIp ini mengaku, aspirasi masyarakat tentang keluhan jalan rusak sudah berkali-kali disampaikan ke DPRD. Oleh DPRD Konsel juga telah menyampaikan ke wakil rakyat di Provinsi, tetapi janji yang selalu di dapat. Tahun ini, tahun besok, tahun depan, tetapi hingga hari ini kondisi jalannaya juga belum ada perubahan.
"Pemerintah Provinsi seharusnya prihatin dengan kondisi jalan di wilayah Konawe Selatan, karena statusnya jalan provinsi,"katanya.
Menjelang pelantikan Gubernur Sultra, wakil rakyat di Konawe Selatan berharap di tahun pertama jalan kewenangan provinsi yang ada di Konawe Selatan segera mendapat perhatian dengan di aspal.
Abdul Halik, salah satu legislator Konawe Selatan mengeluhkan akan kondisi jalan tersebut. Dirinya pun berharap kepada Gubernur H Nur Alam SE, M.Si agar memberikan perhatian pertama untuk segera mengaspal jalan yang hubungkan Kota Kendari-Konsel via Wolasi.
"Jalan itu kerusakan sudah cukup parah, tetapi janji untuk di aspal, hingga hari ini belum juga direalisasikan, mengingat janji pemerintah Provinsi, ataupun wakil rakyat di Provinsi selalu dijanjikan, tetapi belum juga terlaksana," ujarnya.
Menurutnya, akibat kerusakan jalan, korban jiwa sudah banyak. Begitu dengan angkutan hasil perkebunan masyarakat tidak dapat diangkut dengan baik, bahkan kerusakan hasil perkebunan atau hasil pertanian tidak lancar diangkut menuju pasal dan lainnya.
"Lihat saja kondisi jalan di sepanjang jalan di Wolasi, selain menyempit, lubang-lubang besar sangat membahayakan bagi pengendara. Begitu juga di jalan yang menghubungkan Andoolo-Motaha, rusaknya berat sekali, bahkan kubangannya sudah seperti kolam dan parahnya lagi warga sudah menutupinya dengan menanami pohon pisang,"katanya.
Hal yang sama dikatakan Malik Silondae.Politisi PDIp ini mengaku, aspirasi masyarakat tentang keluhan jalan rusak sudah berkali-kali disampaikan ke DPRD. Oleh DPRD Konsel juga telah menyampaikan ke wakil rakyat di Provinsi, tetapi janji yang selalu di dapat. Tahun ini, tahun besok, tahun depan, tetapi hingga hari ini kondisi jalannaya juga belum ada perubahan.
"Pemerintah Provinsi seharusnya prihatin dengan kondisi jalan di wilayah Konawe Selatan, karena statusnya jalan provinsi,"katanya.

COMMENTS