Sultranews-Koltim,Setelah terseret arus sungai di Desa Rara-Rara,Ladongi,Kolaka Timur,Sulawesi Tenggara.Tiga orang anak yang masing masing bernama Dimas (4), Kristianto (8) serta Kevin (6)akhirnya tewas.
Ketiga orang anak yang menjadi korban adalah warga trans yang bermukim di Desa tersebut.
Kanit Binmas Polsek Ladongi, Bripka Tri Putro Leksono membenarkan perihal tersebut.
Tiga orang bocah tersebut diketahui tenggelam di sungai Rara-Rara di Jumat (7/6/2017) pagi, pukul 9.30 Wita.
Kronologisnya adalah Dimas adalah anak pertama yang terseret arus sungai hal ini terjadi dikarenakan tanah pijakan ditepi sungai tersebut tiba-tiba longsor.
Melihat kejadian yang menimpa Dimas dua orang rekannya yakni Kristianto dan Kevin langsung bergerak cepat untuk segera melakukan pertolongan, namun naas niat baik kedua bocah tersebut justru berbuah kemalangan, saat keduanya berusaha menggapai temannya dari tepian sungai keduanya dengan tak sadar sedang berada pada situasi tanah pijakan yang sama dan akhirnya ikut terjatuh ke dalam sungai lalu terseret arus.
Ketiga bocah malang tersebut murni mengalami kecelakaan,mereka meninggal dunia dikarenakan tenggelam kedalam air sungai.
“Dimas bersama dua kawannya sempat dibawah kerumah sakit umum (RSUD) Koltim. Sayangnya, belum sampai di rumah sakit, Tuhan berkehendak lain sebab ketiganya sudah meninggal dunia,” jelasnya. (Kusdin)
Ketiga orang anak yang menjadi korban adalah warga trans yang bermukim di Desa tersebut.
Kanit Binmas Polsek Ladongi, Bripka Tri Putro Leksono membenarkan perihal tersebut.
Tiga orang bocah tersebut diketahui tenggelam di sungai Rara-Rara di Jumat (7/6/2017) pagi, pukul 9.30 Wita.
Kronologisnya adalah Dimas adalah anak pertama yang terseret arus sungai hal ini terjadi dikarenakan tanah pijakan ditepi sungai tersebut tiba-tiba longsor.
Melihat kejadian yang menimpa Dimas dua orang rekannya yakni Kristianto dan Kevin langsung bergerak cepat untuk segera melakukan pertolongan, namun naas niat baik kedua bocah tersebut justru berbuah kemalangan, saat keduanya berusaha menggapai temannya dari tepian sungai keduanya dengan tak sadar sedang berada pada situasi tanah pijakan yang sama dan akhirnya ikut terjatuh ke dalam sungai lalu terseret arus.
Ketiga bocah malang tersebut murni mengalami kecelakaan,mereka meninggal dunia dikarenakan tenggelam kedalam air sungai.
“Dimas bersama dua kawannya sempat dibawah kerumah sakit umum (RSUD) Koltim. Sayangnya, belum sampai di rumah sakit, Tuhan berkehendak lain sebab ketiganya sudah meninggal dunia,” jelasnya. (Kusdin)

COMMENTS