News.Anupedia.com - Faception , Salah satu Perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi perangkat lunak ( Software ) asal Israel mengklaim tengah menjajaki kemampuan aplikasi buatannya yang diklaim mampu mendeteksi keberadaan teroris hanya dengan mendeteksi wajah.
Teknologi Facial imaging faception disebut juga sebagai program yang memiliki andil besar dalam mengidentifikasi sembilan dari 11 penyerang dikota Paris.
Program kami mampu mengetahui para pelaku kejahatan baik itu teroris, pemain poker, orang jenius, ekstrovert, atau bahkan seorang pedofilia, hanya dengan melihat wajah subjek.
Perusahaan teknologi yang berbasis di Tel Aviv ini mengklaim bahwa teknologi facial imaging yang mereka kembangkan memiliki ketepatan dan akurasi hingga 80% dalam membedakan karakter tersendiri dari wajah setiap individu.
Dalam sebuah uji coba teknologi ini dinyatakan berhasil mengklasifikasikan 25 dari 27 gambar wajah penikmat permainan poker dan yang bukan pemain poker
teknologi facial imaging adalah yang terbaik,dimana daya deteksinya berada diatas kemampuan mata biasa seorang manusia dalam melihat hal unik wajah individu.
Mengutip pemberitaan IbiTimes,perusahaan Faception telah menandatangani kontrak dengan US Homeland Security, dalam hal mengidentifikasi wajah dan keberadaan seorang teroris.
Kode pengklasifikasian Teknologi ini mampu merespon gambar wajah dari berbagai perangkat multimedia,baik yang diambil dari sebuah video streaming, kamera,database on maupun offline, hasilnya sangat memuaskan Nilai akurasi pengkodeannya sangat tinggi" menurut situs perusahaan.
Akan Tetapi keberadaan Teknologi ini ternyata mengundang perdebatan panjang bagi para ahli alogaritma dan Facial imaging dunia lainnya baik itu dalam hal Kode etik dan Nilai Akurasi.
Princeton Alexander Todorov, seorang ahli dalam Facial imaging, menuturkann kepada Washington Post: " ada akan banyak hal yang dapat membuktikan bahwa Nilai akurasi Teknologi Faception sangat lemah"
Dominggos juga menyampaikan sebuah sindiran bagi pihak Homeland security yang dirilis washington post "Jika seseorang datang kepada saya dan berkata 'saya memiliki sebuah perusahaan yang akan mencoba untuk melakukan hal yang sama dilakukan pihak faception,' Maka saya akan menjawab 'pergilah dan lakukanlah sesuatu yang lebih menjanjikan,bukan omong kosong'
Teknologi Facial imaging faception disebut juga sebagai program yang memiliki andil besar dalam mengidentifikasi sembilan dari 11 penyerang dikota Paris.
Program kami mampu mengetahui para pelaku kejahatan baik itu teroris, pemain poker, orang jenius, ekstrovert, atau bahkan seorang pedofilia, hanya dengan melihat wajah subjek.
Perusahaan teknologi yang berbasis di Tel Aviv ini mengklaim bahwa teknologi facial imaging yang mereka kembangkan memiliki ketepatan dan akurasi hingga 80% dalam membedakan karakter tersendiri dari wajah setiap individu.
Dalam sebuah uji coba teknologi ini dinyatakan berhasil mengklasifikasikan 25 dari 27 gambar wajah penikmat permainan poker dan yang bukan pemain poker
teknologi facial imaging adalah yang terbaik,dimana daya deteksinya berada diatas kemampuan mata biasa seorang manusia dalam melihat hal unik wajah individu.
Mengutip pemberitaan IbiTimes,perusahaan Faception telah menandatangani kontrak dengan US Homeland Security, dalam hal mengidentifikasi wajah dan keberadaan seorang teroris.
Kode pengklasifikasian Teknologi ini mampu merespon gambar wajah dari berbagai perangkat multimedia,baik yang diambil dari sebuah video streaming, kamera,database on maupun offline, hasilnya sangat memuaskan Nilai akurasi pengkodeannya sangat tinggi" menurut situs perusahaan.
Akan Tetapi keberadaan Teknologi ini ternyata mengundang perdebatan panjang bagi para ahli alogaritma dan Facial imaging dunia lainnya baik itu dalam hal Kode etik dan Nilai Akurasi.
Princeton Alexander Todorov, seorang ahli dalam Facial imaging, menuturkann kepada Washington Post: " ada akan banyak hal yang dapat membuktikan bahwa Nilai akurasi Teknologi Faception sangat lemah"
Prof. Pedro Domingos,Seorang pakar alogaritma juga menuliskan kritiknya"
"Dapatkah saya memprediksi atau bahkan menuduh bahwa Anda seorang pembunuh hanya dengan melihat wajah Anda dari Sebuah hasil Analisa kode alogaritma dan oleh karena saya sangat mempercayai alogaritma teknologi itu lantas saya memiliki kewenangan untuk menangkap Anda? Masyarakat pasti akan memberi respon atas ini dan kedepannya akan menjadi Hal yang bersifat kontroversial? . "
Prof. Pedro Domingos juga mempertanyakan hubungan antara sistem kecerdasan sebuah perangkat dan hasil analisa mereka yang terbiasa merumuskan masalah dengan sebuah Spidol.
Saya dapat melihat kemampuan sseorang rekan saya yang mampu mengembangkan sebuah sistem program yang hampir 100 persen dikatakan sukses dalam hal membedakan anjing dan serigala,Akan tetapi pada kenyataannya kesuksesan programnya diragukan ketika keberadaan semua gambar dan foto serigala tidak menggunakan latar belakang salju .
Dominggos juga menyampaikan sebuah sindiran bagi pihak Homeland security yang dirilis washington post "Jika seseorang datang kepada saya dan berkata 'saya memiliki sebuah perusahaan yang akan mencoba untuk melakukan hal yang sama dilakukan pihak faception,' Maka saya akan menjawab 'pergilah dan lakukanlah sesuatu yang lebih menjanjikan,bukan omong kosong'

COMMENTS