News.Anupedia.com - Meningkatnya jumlah perokok aktif ternyata menjadi Salah satu permasalahan serius yang dihadapi pemerintah saat ini. Efek yang ditimbulkan ialah biaya kesehatan yang tinggi akibat penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok.
Ada baiknya jika kita meniru apa yang dilakukan oleh pemerintah Australia. Demi menekan jumlah perokok, pemerintah Australia menerapkan kenaikan harga rokok secara berkala.
Bahkan pada tahun 2020 mendatang, harga sebungkus rokok di Australia mencapai 40 Dollar Australia atau setara 400 ribu rupiah.
Jumlah perokok di Australia terus menurun selama beberapa dekade terakhir, dari sekitar 25 persen pada awal 1990-an menjadi sekitar 13 persen saat ini. Dengan harga sebungkus rokok yang terus naik, dipastikan bisa menekan jumlah perokok di kalangan remaja maupun dewasa.
Bagaimana dengan kita di Indonesia ? Semoga saja pemerintah berani menentukan harga rokok yang tinggi agar bisa menekan jumlah perokok saat ini.
Ada baiknya jika kita meniru apa yang dilakukan oleh pemerintah Australia. Demi menekan jumlah perokok, pemerintah Australia menerapkan kenaikan harga rokok secara berkala.
Bahkan pada tahun 2020 mendatang, harga sebungkus rokok di Australia mencapai 40 Dollar Australia atau setara 400 ribu rupiah.
Jumlah perokok di Australia terus menurun selama beberapa dekade terakhir, dari sekitar 25 persen pada awal 1990-an menjadi sekitar 13 persen saat ini. Dengan harga sebungkus rokok yang terus naik, dipastikan bisa menekan jumlah perokok di kalangan remaja maupun dewasa.
Bagaimana dengan kita di Indonesia ? Semoga saja pemerintah berani menentukan harga rokok yang tinggi agar bisa menekan jumlah perokok saat ini.

COMMENTS