News.Anupedia.com,-Konawe,– Dalam upaya mengurangi aksi kriminalitas jelang bulan datangnya suci Ramadhan, Kepolisian Resort Konawe, Sulawesi Tenggara, meminta agar seluruh kepala desa dan masyarakat untuk bekerja sama dan kembali mengaktifkan salah satu kegiatan yang mengaplikasikan sistem keamanan lingkungan (siskamling) yaitu ronda malam, utamanya bagi desa-desa yang bernaung di wilayah hukum Polres Konawe yaitu unaaha dan sekitarnya.
mengutip pemberitaan dari salah satu situs berita sultra,Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Konawe, AKBP Jemi Junaedi mengatakan, jelang Ramadhan, biasanya angka kriminalitas sedikit mengalami peningkatan, sehingga peran serta masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif sangat dibutuhkan.
“Suratnya sudah sementara kita buat, dan akan segera kita kirim ke semua kepala desa dan camat. Artinya masyarakat kita minta untuk menjadi polisi diri sendiri, sehingga ruang gerak para pelaku kriminalitas semakin sempit,” kata Jemi Junaidi, Kamis (26/05/2016).
Selain pengaktifan ronda malam, pihak kepoliasian juga sudah mengeluarkan himbauan kepada para pedagang minuman keras (Miras) yang memiliki izin perdagangan untuk tidak melakukan aktifitas selama bulan suci Ramadhan. Jika masih melakukan aktifitas, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku.
“Nah di sini yang susah adalah kesadaran masyarakat yang sering membuat miras lokal (pongasi), karena mereka ini tergolong pabrik rumahan. Hari ini kita tindak besok bikin lagi, terlebih bahan bakunya yang sangat mudah didapatkan,” ujarnya.
Menurut Jemi, memasuki bulan suci Ramadhan, pihaknya sudah membagi beberapa tim untuk melakukan patroli di semua wilayah hukum Polres Konawe, dengan memantau segala aktifitas masyarakat, terlebih masuknya paham radikalisme.
mengutip pemberitaan dari salah satu situs berita sultra,Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Konawe, AKBP Jemi Junaedi mengatakan, jelang Ramadhan, biasanya angka kriminalitas sedikit mengalami peningkatan, sehingga peran serta masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif sangat dibutuhkan.
“Suratnya sudah sementara kita buat, dan akan segera kita kirim ke semua kepala desa dan camat. Artinya masyarakat kita minta untuk menjadi polisi diri sendiri, sehingga ruang gerak para pelaku kriminalitas semakin sempit,” kata Jemi Junaidi, Kamis (26/05/2016).
Selain pengaktifan ronda malam, pihak kepoliasian juga sudah mengeluarkan himbauan kepada para pedagang minuman keras (Miras) yang memiliki izin perdagangan untuk tidak melakukan aktifitas selama bulan suci Ramadhan. Jika masih melakukan aktifitas, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan hukum sesuai aturan yang berlaku.
“Nah di sini yang susah adalah kesadaran masyarakat yang sering membuat miras lokal (pongasi), karena mereka ini tergolong pabrik rumahan. Hari ini kita tindak besok bikin lagi, terlebih bahan bakunya yang sangat mudah didapatkan,” ujarnya.
Menurut Jemi, memasuki bulan suci Ramadhan, pihaknya sudah membagi beberapa tim untuk melakukan patroli di semua wilayah hukum Polres Konawe, dengan memantau segala aktifitas masyarakat, terlebih masuknya paham radikalisme.

COMMENTS