Jakarta: Sekelompok wanita cantik yang mengatas namakan Gerakan Masyarakat Untuk Keadilan (Gemuk) hari ini ramai ramai mendatangi gedung KPK
Masing masing dari mereka membawa bunga mawar dan juga beberapa bungkus jamu kuat dalam bentuk sachet.
Salah satu dari wanita dari kelompok ini bertutur bahwa kedatangan mereka ke lembaga yang sekarang di pimpinan Abraham Samad itu tak lain untuk mendukung KPK.Adapun maksud mereka membawa Jamu Kuat tak lain hanyalah berupa Symbolis dari dukungan dan harapan mereka agar KPK selalu Kuat dalam memberantas Korupsi di Indonesia.
"Ini jamu untuk menguatkan KPK, obat kuat untuk KPK," ujar Niko yang mengenakan kaos putih ketat dan rok mini di atas paha, di lobi KPK, Kamis (25/4).
Selain menyampaikan dukungan mereka juga mendesak agar KPK segera menahan Teuku Bagus M Noor, pejabat Adhi Karya yang merupakan salah satu tersangka dalam kasus Hambalang.
"Dia kan ikut korupsi, tapi belum ditangkap," ujar Niko.
Dalam bunga mawar yang dibagikan, terdapat foto Teuku Bagus. Foto itu bertuliskan "Tangkap Teuku Bagus". Setelah membagi-bagikan bunga mawar, mereka kemudian pulang.
Masing masing dari mereka membawa bunga mawar dan juga beberapa bungkus jamu kuat dalam bentuk sachet.
Salah satu dari wanita dari kelompok ini bertutur bahwa kedatangan mereka ke lembaga yang sekarang di pimpinan Abraham Samad itu tak lain untuk mendukung KPK.Adapun maksud mereka membawa Jamu Kuat tak lain hanyalah berupa Symbolis dari dukungan dan harapan mereka agar KPK selalu Kuat dalam memberantas Korupsi di Indonesia.
"Ini jamu untuk menguatkan KPK, obat kuat untuk KPK," ujar Niko yang mengenakan kaos putih ketat dan rok mini di atas paha, di lobi KPK, Kamis (25/4).
Selain menyampaikan dukungan mereka juga mendesak agar KPK segera menahan Teuku Bagus M Noor, pejabat Adhi Karya yang merupakan salah satu tersangka dalam kasus Hambalang.
"Dia kan ikut korupsi, tapi belum ditangkap," ujar Niko.
Dalam bunga mawar yang dibagikan, terdapat foto Teuku Bagus. Foto itu bertuliskan "Tangkap Teuku Bagus". Setelah membagi-bagikan bunga mawar, mereka kemudian pulang.

COMMENTS