Lensa Global : Sekitar sepuluh tahun yang lalu sekelompok ilmuwan telah menemukan kerangka tubuh mahkluk hidup yang menyerupai manusia berukuran sekitar 15 sentimeter di Negara Chili.
Kerangka tubuh mahkluk mini tersebut memiliki ukuran kepala yang lebih besar dari tubuhnya itu diberi nama Atacama Humanoid. pada saat itu itu kerangka aneh itu sempat diduga sebagai cikal bakal bayi manusia yang digugurkan atau seekor monyet,bahkan sebagian ilmuwan ada yang bespekulasi dengan menyebut itu adalah alien atau jasad makhluk luar angkasa.
Akan tetapi Kini dalam sebuah tayangan film dokumenter Sirius para ilmuwan di Universitas Stanford, California, Amerika Serikat, telah berhasil melakukan tes DNA terhadap kerangka mirip alien tersebut dan memunculkan peryataan baru bahwa mayat seukuran yang seukuran pena itu adalah jasad manusia yang gennya telah dimutasi, demikian sebagaimana yang dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (24/4).
Media lokal Chili melaporkan bahwa seorang lelaki bernama Oscar Munoz telah menemukan kerangka pada 19 Oktober 2003 pada saat dia sedang melakukan penjejakan terhadap beberapa benda purbakala di sekitar Kota La Noria, di Gurun Atacama.
Kerangka tubuh mahkluk mini tersebut memiliki ukuran kepala yang lebih besar dari tubuhnya itu diberi nama Atacama Humanoid. pada saat itu itu kerangka aneh itu sempat diduga sebagai cikal bakal bayi manusia yang digugurkan atau seekor monyet,bahkan sebagian ilmuwan ada yang bespekulasi dengan menyebut itu adalah alien atau jasad makhluk luar angkasa.
Akan tetapi Kini dalam sebuah tayangan film dokumenter Sirius para ilmuwan di Universitas Stanford, California, Amerika Serikat, telah berhasil melakukan tes DNA terhadap kerangka mirip alien tersebut dan memunculkan peryataan baru bahwa mayat seukuran yang seukuran pena itu adalah jasad manusia yang gennya telah dimutasi, demikian sebagaimana yang dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (24/4).
Media lokal Chili melaporkan bahwa seorang lelaki bernama Oscar Munoz telah menemukan kerangka pada 19 Oktober 2003 pada saat dia sedang melakukan penjejakan terhadap beberapa benda purbakala di sekitar Kota La Noria, di Gurun Atacama.

COMMENTS