Kendari,-Sejumlah Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kota Kendari mendatangi Kantor Panwaslukada Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (21/1/2013). Kedatangan sejumlah panwascam hari itu ke Kantor Panwaslu Sultra guna mempertanyakan honor mereka yang belum dibayarkan hingga akhir Januari.
Salah seorang panwascam, Neno, menuturkan bahwa honor mereka selama ini lancar dibayarkan, sejak Oktober sampai Desember semua sudah dibayar dan tidak ada kendala apapun, namun memasuki Januari 2013, honor panwascam yang seharusnya sudah dibayar sejak tanggal 5 Januari, namun hingga saat ini belum dibayar juga.
"Untuk Kota Kendari sendiri, semua kecamatan, panwascamnya belum ada yang dibayar, kalau untuk Kabupaten Konsel sudah dibayar, kami tentunya bertanya, ada apa ini, kenapa honor kami tidak dibayar," tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa kedatangan sejumlah panwascam hari itu di Kantor Panwaslukada Sultra hanya untuk meminta apa yang menjadi hak mereka tidak meminta hal yang aneh-aneh.
"Kami hanya minta hak kami, karena kami tahu seharusnya Januari itu kami masih menerima honor kami, kalau kami meminta yang lain mungkin dipertanyakan tapi ini hanya hak kami, jadi tolong diberikan," tegas Neno yang bertugas sebagai Panwascam di Kecamatan Kendari.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sesuai dengan ketentuan kementrian yang beredar bahwa honor yang diberikan kepada panwascam dalam Pilgub kali ini cukup bervariasi, untuk ketua sebesar Rp. 1.000.000,00 dan anggota Rp. 750.000,00. Sementara jumlah panwascam yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kota Kendari yakni sebanyak 30 orang.
Neno menambahkan, Sekretaris Panwasluka Sultra, Rafiudin yang menemui sejumlah panwascam hari itu menjelaskan bahwa honor bagi panwascam akan tetap diberikan, hanya saja masih dalam proses sehingga panwascam untuk Kota Kendari diminta untuk sedikit bersabar.
Salah seorang panwascam, Neno, menuturkan bahwa honor mereka selama ini lancar dibayarkan, sejak Oktober sampai Desember semua sudah dibayar dan tidak ada kendala apapun, namun memasuki Januari 2013, honor panwascam yang seharusnya sudah dibayar sejak tanggal 5 Januari, namun hingga saat ini belum dibayar juga.
"Untuk Kota Kendari sendiri, semua kecamatan, panwascamnya belum ada yang dibayar, kalau untuk Kabupaten Konsel sudah dibayar, kami tentunya bertanya, ada apa ini, kenapa honor kami tidak dibayar," tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa kedatangan sejumlah panwascam hari itu di Kantor Panwaslukada Sultra hanya untuk meminta apa yang menjadi hak mereka tidak meminta hal yang aneh-aneh.
"Kami hanya minta hak kami, karena kami tahu seharusnya Januari itu kami masih menerima honor kami, kalau kami meminta yang lain mungkin dipertanyakan tapi ini hanya hak kami, jadi tolong diberikan," tegas Neno yang bertugas sebagai Panwascam di Kecamatan Kendari.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sesuai dengan ketentuan kementrian yang beredar bahwa honor yang diberikan kepada panwascam dalam Pilgub kali ini cukup bervariasi, untuk ketua sebesar Rp. 1.000.000,00 dan anggota Rp. 750.000,00. Sementara jumlah panwascam yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kota Kendari yakni sebanyak 30 orang.
Neno menambahkan, Sekretaris Panwasluka Sultra, Rafiudin yang menemui sejumlah panwascam hari itu menjelaskan bahwa honor bagi panwascam akan tetap diberikan, hanya saja masih dalam proses sehingga panwascam untuk Kota Kendari diminta untuk sedikit bersabar.

COMMENTS